Apa itu HTML5 ?
HTML5 adalah
bahasa inti dari World Wide Web, setiap halaman website yang kita browsing
lewat internet ditampilkan lewat bahasa HTML dan seiring waktu bahasa HTML
mengalami perkembangan yang sampai saat ini telah memiliki versi terbaru yaitu
HTML versi 5 atau yang biasa disebut dengan HTML5.
Didalam blog ini akan dibahas mengenai perbedaan mendasar antara HTML versi sebelumnya dengan HTML5 ini dan pengaruhnya terhadap pengguna internet maupun para developer website.
Didalam blog ini akan dibahas mengenai perbedaan mendasar antara HTML versi sebelumnya dengan HTML5 ini dan pengaruhnya terhadap pengguna internet maupun para developer website.
Versi terbaru dari HTML
Mengapa
HTML5 ?
Saat ini kita tidak hanya bisa browsing konten website melalui PC (Personal Computer) banyak diantara kita yang beralih mengakses konten website melalui mobile device seperti smart phone, internet browser berkembang dari waktu ke waktu agar bisa mendukung setiap aplikasi dan perangkat yang berkembang dipasaran, namum perlu adanya suatu standarlisasi agar browser masa kini tetap bisa kompetible dengan aplikasi-aplikasi yang berkembang pesat.
Pernahkah anda mengalami kondisi dimana website yang memiliki konten video tidak dapat diakses atau diputar saat menggunakan browser lewat smartphone ? dan pesan yang anda terima adalah bahwa browser anda tidak memiliki aplikasi Flash dan harus menginstall aplikasinya terlebih dahulu ?
Kondisi tersebut terjadi karena syarat untuk memutar konten video lewat browser adalah anda harus menginstall aplikasi pendukung, mayoritas browser versi terbaru telah secara otomatis menginstall aplikasi ini pada browser anda tetapi tetap saja ada browser tertentu yang tidak secara otomatis menyertakan aplikasi tersebut.
HTML5 & FLASH
Saat ini kita tidak hanya bisa browsing konten website melalui PC (Personal Computer) banyak diantara kita yang beralih mengakses konten website melalui mobile device seperti smart phone, internet browser berkembang dari waktu ke waktu agar bisa mendukung setiap aplikasi dan perangkat yang berkembang dipasaran, namum perlu adanya suatu standarlisasi agar browser masa kini tetap bisa kompetible dengan aplikasi-aplikasi yang berkembang pesat.
Pernahkah anda mengalami kondisi dimana website yang memiliki konten video tidak dapat diakses atau diputar saat menggunakan browser lewat smartphone ? dan pesan yang anda terima adalah bahwa browser anda tidak memiliki aplikasi Flash dan harus menginstall aplikasinya terlebih dahulu ?
Kondisi tersebut terjadi karena syarat untuk memutar konten video lewat browser adalah anda harus menginstall aplikasi pendukung, mayoritas browser versi terbaru telah secara otomatis menginstall aplikasi ini pada browser anda tetapi tetap saja ada browser tertentu yang tidak secara otomatis menyertakan aplikasi tersebut.
HTML5 & FLASH
Salah satu
keunggulan HTML5 adalah menjadikan video tag & audio tag sebagai bagian
dari spesifikasi dasar HTML, sehingga file video dapat ditayangkan tanpa harus
memasang aplikasi tambahan yang umumnya kita pakai adalah FLASH dari
Macromedia.
Bedanya
adalah HTML adalah open source dimana semua orang dapat memakainya dan
memilikinya dan FLASH adalah milik Adobe Marcormedia, HTML5 banyak
mengembangkan fitur-fitur yang tadinya hanya bisa dilakukan aplikasi FLASH,
beriktu ini beberapa daftar tentang perbedaan HTML5 dengan FLASH dan
pengaruh HTML5 terhadap perkembangan website kedepannya.
- Pengembangan / developer tidak perlu selalu mendownload versi terbaru dari HTML hanya perlu mengikuti apa saja Tag html baru yang diliris, dimana sangat berbeda dengan cara kerja FLASH yang harus mengikuti versi terbaru dan mendownload versi terbarunya agar konten tertentu dapat bekarja dengan baik..
- Tidak perlu biaya apapun untuk menggunakan HTML5.
- FLASH masih memiliki masalah serius tentang keamanan.
- Karena HTML bersifat open source, maka pengembangannya akan terus bertambah karena banyak developer terhebat dunia terus ikut memberikan kontribusinya dan tanpa kita harus membayar mereka.
- Bagi browser lama yang tidak mengerti HTML5 akan secara otomatis mengabaikan tag-tag HTML5 dan tetap menyediakan halaman website dengan tidak menganggu/merusak penampilannya.
- Kedepannya proses Embedding video kedalam website akan menjadi lebih gampang dan terstandarlisasi dengan HTML5, file video atau audio akan lebih gampang dipasang pada website dan dapat dinikmati pada platfom manapun seperti mobile devide dsb..
Walaupun
saat ini tidak semua browser mendukung tag HTML5, tetapi itu hanyalah masalah
waktu apalagi hampir semua browser mobile sudah mendukung HTML5, karena
dianggap dapat bekerja dengan baik dihampir semua jenis devices dan OS.
Sebagai
seorang web developer, saya banyak menemui client yang meminta untuk membuat
kontent website mereka tidak dapat di copy paste oleh pengunjung dan mereka
banyak yang tau ada cara tertentu yang bisa dipakai untuk mencegah pengunjung
klik kanan pada mouse dan klik save atau copy pada website yang
ingin mereka copy.
berikut ini
adalah salah satu cara yang bisa dipakai untuk menonaktifkan fungsi klik kanan
dengan javascript :
var message="";
function clickIE() {if
(document.all) {(message);return false;}}
function clickNS(e) {if
(document.layers||(document.getElementById&&!document.all))
{
if (e.which==2||e.which==3)
{(message);return false;}}}
if (document.layers)
{document.captureEvents(Event.MOUSEDOWN);document.onmousedown=clickNS;}
else{document.onmouseup=clickNS;document.oncontextmenu=clickIE;}
document.oncontextmenu=new
Function("return false")
�
Tetapi yang
ingin saya bahas disini bukan cara untuk menonfaktifkan fungsi klik kanan
maupun fungsi copy paste pada browser, sebab menurut saya tidak ada satupun
cara yang benar-benar efektif untuk mencegah orang yang berniat untuk copy
content anda dari website, berbagai cara dan teknik tersedia di internet untuk
membantu anda mencegah itu tetapi di internet juga tersedia berbagai cara untuk
mematahkan pencegahan yang telah anda pasang pada website anda (bahkan sangat
gampang), jadi janganlah terlalu membuang waktu dan kecemasan anda pada bagian
ini.
Jika anda
tetap menginginkan kontent / materi website anda tidak dapat diambil oleh
pengunjung website maka cara yang paling baik adalah Jangan pernah
menaruh kontent / materi anda di Internet.�
Sebab ketika
anda sudah menaruh informasi apapun ke internet maka itu sudah milik
"umum" dan pada intinya anda harus mengubah mindset anda bahwa
informasi yang anda taruh di website anda memang adalah untuk berbagi, bukan
berarti saya mendukung copy paste content hanya karena itu sudah menjadi
kenyataan.
Biasanya
saya akan menjelaskan alasan tidak efektifnya pencegahan kepada client saya
dengan alasan sebagai berikut :
- Jika benar-benar ada orang yang ingin atau sangat berniat mengambil isi dari website anda dan anda mencegahnya dengan teknik menonaktifkan fitur klik-kanan pada website, itu hanya akan membuat orang tersebut semakin penasaran dengan apa yang anda sembuyikan dan sangat berkemungkinan membuat orang-orang seperti itu mencari berbagai cara untuk mencari celah website anda (itu bukanlah hal yang bagus).
- Sangat banyak cara yang tersedia untuk mematahkan pencegahan yang anda pasang pada website baik itu menggunakan kode Javascript ataupun yang lain, salah satu contohnya : jika anda menggunakan kode javascript yang saya posting diatas untuk membuat pengunjung tidak dapat klik-kanan pada mouse, maka pengunjung tinggal menon afktifkan program Javascript pada browsernya agar javascript anda tidak berfungsi dan masih banyak cara lainnya.
- Fitur pencegahan semacam ini adalah untuk mencegah minoritas (sedikit dari pengunjung website yang mempunyai niat tidak baik) tetapi dengan begitu anda telah menganggu kenyamanan pengunjung mayoritas anda yang tidak berniat copy paste, bayangkan apa yang terjadi jika pengunjung anda merasakan manfaat dari website anda dan ingin klik kanan untuk "Bookmark This Page" dan menemui fungsi klik kanan pada website anda tidak berfungsi ? ada orang yang mengatakan untuk Bookmark sebuah website juga bisa melalui toolbar pada browser, iya betul.. tetapi jangan pernah berangapan semua pengunjung atau pengguna internet mengerti tentang itu, setiap orang memiliki kebiasaan yang berbeda-beda dalam menggunakan fitur pada browser seperti fungsi klik kanan yang sengaja dibuat untuk mempermudah pengguna browser tetapi website anda malah membuatnya menjadi sulit.
Jika website
anda mengandung gambar-gambar yang harus diproteksi maka cara yang disarankan
adalah :
- Memberikan tanda pada gambar anda, contohnya memberikan logo / tanda pada bagian yang berkualitas tinggi agar walaupun gambar anda di copy maka tetap tidak kehilanggan identitas pemilik asli nya.
- Hanya menerapkan "Disable Right Clik" pada gambar saja.
�


Tidak ada komentar:
Posting Komentar