Pelatihan dalam sistem e-learning

Kamis, 12 Desember 2013

MESRAN.NET TEMPAT PUSAT PEMBELAJARAN PEMROGRAMMAN

MESRAN.NET ADALAH SALAH SATU TEMPAT PUSAT PEMPROGRAMAN YANG SANGAT BAGUS UNTUK KEMAJUAN TEKNOLOGI SEKARANG.BUKAN HANYA ITU SAJA DI SINI JUGA KITA BISA MELIHAT NILAI KITA DAN SANGAT BANYAK MANFAATNYA BAGI KITA.







Minggu, 08 Desember 2013

Kasus Pemrogramman Pemakaian Listrik

Public Class Form1
    Sub BUAT_TABLE()
        Lv.GridLines = True
        Lv.View = View.Details
        Lv.FullRowSelect = True
        Lv.Columns.Add("Kode pelanggan")
        Lv.Columns.Add("daerah")
        Lv.Columns.Add("tipe")
        Lv.Columns.Add("Biaya beban")
        Lv.Columns.Add("Harga Kwh")
        Lv.Columns.Add("Meter Bulan Ini")
        Lv.Columns.Add("Meter Bulan lalu")
        Lv.Columns.Add("Besar Pemakaian")
        Lv.Columns.Add("Total Tagihan")
        Lv.Columns.Add("pajak")
        Lv.Columns.Add("Pembayaran")
    End Sub

    Private Sub Form1_Load(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles MyBase.Load
        kode.Items.Add("PAB-MED-100")
        kode.Items.Add("TOK-MAR-101")
        kode.Items.Add("SWA-TEM-102")
        kode.Items.Add("RUM-BIN-103")
        kode.Items.Add("PAB-PAK-104")
        Call BUAT_TABLE()
    End Sub

    Private Sub btnhapus_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles btnhapus.Click
        kode.Text = ""
        daerah.Text = ""
        tipe.Text = ""
        Bbeban.Text = ""
        kwh.Text = ""
        mini.Text = ""
        mlalu.Text = ""
        bpakai.Text = ""
        ttagihan.Text = ""
        pajak.Text = ""
        bayar.Text = ""
    End Sub

    Private Sub btnsimpan_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles btnsimpan.Click
        Dim lst As New ListViewItem
        lst.Text = kode.Text
        lst.SubItems.Add(daerah.Text)
        lst.SubItems.Add(tipe.Text)
        lst.SubItems.Add(Bbeban.Text)
        lst.SubItems.Add(kwh.Text)
        lst.SubItems.Add(mini.Text)
        lst.SubItems.Add(mlalu.Text)
        lst.SubItems.Add(bpakai.Text)
        lst.SubItems.Add(ttagihan.Text)
        lst.SubItems.Add(pajak.Text)
        lst.SubItems.Add(bayar.Text)
        Lv.Items.Add(lst)
    End Sub

    Private Sub btnhapussemua_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles btnhapussemua.Click
        Lv.Items.Clear()
    End Sub

    Private Sub btnhapusterpilih_Click(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles btnhapusterpilih.Click
        Lv.Items.Remove(Lv.SelectedItems(0))
    End Sub
   
   
    Private Sub Lv_SelectedIndexChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles Lv.SelectedIndexChanged
        Dim x As String
        x = Microsoft.VisualBasic.Left(kode.Text, 3)
        Select Case x
            Case "TOK" : Tipe.Text = "TOKO"
                kwh.Text = "500"
                Bbeban.Text = "150000"
            Case "RUM" : Tipe.Text = "RUMAH"
                kwh.Text = "200"
                Bbeban.Text = "50000"
            Case "SWA" : Tipe.Text = "SWALAYAN"
                kwh.Text = "1500"
                Bbeban.Text = "400000"
            Case "PAB" : Tipe.Text = "PABRIK"
                kwh.Text = "10000"
                Bbeban.Text = "1000000"
        End Select
        x = Microsoft.VisualBasic.Mid(kode.Text, 5, 3)
        If x = "MED" Then
            daerah.Text = "MEDAN"
        ElseIf x = "BEL" Then
            daerah.Text = "BELAWAN"
        ElseIf x = "TEM" Then
            daerah.Text = "AKSARA"
        ElseIf x = "MAR" Then
            daerah.Text = "MARENDAL"
        ElseIf x = "BIN" Then
            daerah.Text = "BINJAI"
        Else
            daerah.Text = "LUBUK PAKAM"

        End If

    End Sub

    Private Sub bpakai_KeyPress(ByVal sender As Object, ByVal e As System.Windows.Forms.KeyPressEventArgs) Handles bpakai.KeyPress
        If Asc(e.KeyChar) = 13 Then
            ttagihan.Text = Val(Bbeban.Text) + Val(kwh.Text) * bpakai.Text
            pajak.Text = 0.015 * ttagihan.Text
            bayar.Text = Val(pajak.Text) + Val(ttagihan.Text)

        End If
    End Sub

   
    Private Sub mlalu_TextChanged(ByVal sender As System.Object, ByVal e As System.EventArgs) Handles mlalu.TextChanged
        bpakai.Text = Val(mini.Text) - Val(mlalu.Text)
    End Sub

End Class

Senin, 02 Desember 2013

WEB DESIGN * Web Programmer *



Konsep Dasar Pemrogramman Web
       Web merupakan fasilitas hypertext yang dibangun untuk menampilkan data berupa text, gambar, suara, animasi dan data multimedia lainnya. Pada dasarnya web dapat dikategorikan menjadi 2 jenis yaitu Web Statis dan Web Dinamis.
ð  Web statis
      Yang dimaksud dengan Web statis adalah halaman web yang menampilkan informasi- informasi yang bersifat statis (tetap), karena pengguna tidak dapat berinteraksi langsung dengan halaman web tersebut. Jika dilihat dari tampilannya halaman web tersebut hanya berhubungan dengan halaman- halaman web lainnya yang menampilkan informasi- informasi tetap. Interaksi pengguna hanya terbatas dapat melihat informasi- informasi yang ditampilkan, tetapi tidak dapat mengolah informasi yang dihasilkan. Web statis ini biasanya merupakan dokumen HTML yang ditulis menggunakan editor text dan disimpan dalam bentuk file. Html atau .htm.

ð  Web dinamis
      Web dinamis adalah web yang dapat menampilkan informasi dan penggunanya dapat berinteraksi langsung untuk mendapatkan informasi sesuai dengan kebutuhan yang tersedia. Dengan demikian pengguna dapat memilah dan memilih informasi sesuai dengan kebutuhannya saja. Pada umumnya web dinamis seperti menyediakan informasi yang ditampilkan dalam bentuk form yang dapat diisi oleh pengguna, sehingga berdasarkan isi dari form tersebut, akan ditampilkan informasi yang sesuai dengan kebutuhannya.

       Pada dasarnya konsep pemrogramman web terdiri dari 2 kategori, yaitu pemrogramman Server Side dan Client Side. Pada pemrogramman Server Side, perintah- perintah program (Script) dijalankan di server web, setelah diproses hasilnya akan dikirimkan ke browser dalam bentuk HTML biasa. Sedangkan pada Client Side, perintah program dijalankan pada browser web sehingga ketika klien meminta dokumen script maka script dapat didownload dari server kemudian dijalankan pada browser yang bersangkutan.
ð  Script Server Side
        Program web yang tergolong Server Side antara lain adalah : CGI/ Perl, ASP (Active Server Pages), JSP (Java Server Pages), PHP, CFM (Cold Fussion), hasil parsing dari script pemrogramman Server Side (misal ASP dan PHP) yang berupa HTML dari server web dapat dilihat dengan memilih menu View> Source Code, Pada source code yang ditampilkan bukan merupakan script program yang dituliskan, melainkan hasil dari proses yang telah dilakukan oleh web server, karena script hanya diproses di server web dan hasilnya dikembalikan dalam bentuk tag- tag HTML yang kemudian ditampilkan pada browser. Sebagai contoh script PHP berikut :
         


                   Gbr. 1.1 Contoh Script PHP
         


                   Gbr. 1.2 Contoh hasil dari script PHP (Gbr.1) Setelah dijalankan

ð  Script Client Side
        Program web yang tergolong dalam Client Side seperti JavaScript, VBScript, HTML dan lain-lain. Hasil parsing script pemrogramman Client Side (seperti : JavaScript, VBScript) yang berupa HTML dari server web dapat dilihat dengan memilih menu View> Source Code (gbr.1.4) pada tampilan Internet Browser.
           


                  Gbr. 1.3 Contoh tampilan hasil dari script JavaScript

           
                   

                 Gbr. 1.4 Contoh tampilan Source dari dokumen JavaScript

 Mengenal PHP Script
        PHP adalah bahasa pemrogramman Open Source yang digunakan secara luas, terutama untuk pengembangan web. Keuntungan menggunakan PHP adalah PHP script dapat dipelajari dengan mudah bagi pemula kaerena script-nya yang sederhana, namun demikian banyak fitur tambahan yang dapat digunakan bagi para programmer profesional, ditambah dengan dukungan database MySQL Anda dapat membangun web yang dinamis.
Untuk membuat program menggunakan script PHP, diperlukan perangkat sebagai berikut :
▀ Editor text atau web development tool seperti Notepad, PHPed,Ultra Edit, Dreamweaver,       atau yang lainnya.
▀ Untuk menampilkan atau melihat dan melakukan pengujian script PHP diperlukan web Browser (seperti : Internet Explorer ver 5.0 atau lebih, Nescape Navigator, mozilla atau yang lainnya).
▀ Server Web yang mendukung PHP (seperti : Apache, IIS).
Beberapa kelebihan yang dimiliki oleh PHP antara lain adalah :
»  Script PHP sederhana, mudah dibuat, dan mempunyai kecepatan akses tinggi.
» Dapat berjalan dalam server web yang berbeda dan dalam sistem operasi yang                                    berbeda. PHP dapat berjalan pada sistem operasi Linux/ Unix, Windows dan macintosh.
»  Bersifat Open Source sehingga dapat digunakan secara gratis.
»  Dapat berjalan pada server web Microsoft Personal web, Apache, IIS, Xitami dsb.
»  Termasuk bahasa yang embedded (bisa ditempel atau diletakkan dalam tag HTML)

 PHP dan HTML
       HTML (Hypertext Markup Language) adalah bahasa yang menggunakan perintah- perintah sederhana dalam standar dokumen text ASCII. Dalam penulisannya HTML menggunakan penanda berupa tag ( < . . . > ) yang mengindikasikan bagaimana browser web menampilkan text atau grafik. Kode HTML ini terletak diantara kontainer tag diawali dengan < nama tag > dan diakhiri dengan < /namatag >. HTML mempunyai tiga buah tag utama, yaitu HTML, HEAD dan BODY. Dimana tag HTML berfungsi untuk menyatakan suatu dokumen HTML, tag HEAD berfungsi memberikan informasi tentang dokumen dan tag BODY menentukan bagaimana isi buah dokumen akan ditampilkan oleh browser.

            


                  Gbr 2.1 Contoh script HTML
            


                 Gbr 2.2 Tampilan script HTML pada Browser

       Pada tag BODY Anda dapat menulis script untuk mengatur tampilan HTML seperti, warna latarbelakang, ukuran dan jenis huruf, warna huruf, link ke dokumen lain menambahkan gambar dan lain sebagainya. Jika dengan Script HTML saja kita dapat membuat halaman web yang bagus lalu mengapa perlu menambahkan PHP ?. PHP membuat halaman web HTML menjadi dinamis. Dengan kata lain HTML yang digabung dengan script PHP akan menghasilkan tampilan web yang dinamis, indah dan interaktif.

Parsing pada PHP
       Parsing adalah proses penerjemahan kode PHP. PHP hanya memparsing perintah yang berada diantara tag awal dan tag akhir PHP. Proses Parsing pada PHP dilkukan oleh server (Apache atau IIS) hasil parsing akan berupa HTML murni, HTML akan dikirim ke browser untuk ditampilkan pada layar monitor komputer. Script PHP sendiri ditulis dengan diawali dengan tag awal berupa tanda < dan diakhiri dengan tag akhir berupa tanda >. Sebagai pertanda untuk memberitahukan parser PHP bahwa script ditulis menggunakan bahasa PHP dapat dilakukan dengan cara sbb :
<? . . . ?>
Contoh :
<?
    Echo “ Ini adalah kode yang ditulis untuk PHP ” ;
?>
  <? Php . . . ?>
Contoh :
<? Php
    Echo “ Ini adalah kode yang ditulis untuk PHP “ ;
?>
  <script language=” php”> . . . </script>
Contoh :
<script language=”php”>
    Echo “ Ini adalah kode yang ditulis untuk PHP “ ;
</script>
<% . . . %>
Contoh :
< ◦/◦
    Echo “ Ini adalah kode yang ditulis untuk PHP “ ;
◦/◦ >
Bentuk yang terakhir ini merupakan tag model ASP dan dapat diaktifkan melalui asp+tags pada file php. Ini jika ingin menggunakannya.
Gbr. Coth parsing........

Menuliskan Komentar pada Script PHP
       Komentar adalah bagian dari kode yang tidak dieksekusi/ dijalankan. Komentar dibuat untuk memperjelas atau memberi keterangan pada kode program.
Ada tiga cara untuk menuliskan komentar pada kode program, yaitu :
//komentar
    Semua perintah yang ada disebelah kanan tanda // tidak akan dieksekusi
Contoh :
// Menampilkan kata Hello Semua
Echo “Hello Semua” ;
/* komentar */
    Semua perintah yang ada didalam tanda/*. . .*/ tidak akan dieksekusi
Contoh :
/* Menampilkan kata Hello Semua */
Echo “Hello Semua” ;
# komentar
    Semua perintah yang ada disebelah kanan tanda # tidak akan dieksekusi
Contoh :
# Menampilkan kata Hello Semua
Echo “Hello Semua” ;
<!—komentar -->
    Semua perintah yang ada disebelah kanan tanda <!-- . . . --> tidak akan dieksekusi pada pemrogramman tags bahasa HTML
Contoh
<! – Menampilkan kata Hello Semua -->
Echo “Hello semua” ;

Mengenal Variabel
       PHP mengenal adanya variabel sama seperti bahasa pemrogramman lainnya. Variabel diperlukan untuk mendeklarasikan dan menginisialisasi suatu nilai. Variabel di PHP diawali dengan tanda $, untuk dapat menggunakan variabel ada dua langkah yang harus dilakukan : deklarasi dan inisialisasi.
▀ Deklarasi Variabel
    Deklarasi variabel bisa disebut juga memperkenalkan atau mendaftarkan variabel ke dalam program. Dalam PHP, deklarasi seringkali digabung dengan inisialisasi.
Contoh : $namaBarang
               $jumlah
               $harga
Inisialisasi Variabel
    Inisialisasi variabel adalah mengisi nilai untuk pertama kalinya kedalam variabel.
Contoh : $namaBarang = “Flash Disk” ;
               $jumlah = 10 ;
               $harga = 185000 ;
Variabel PHP mempunyai beberapa tipe nilai yaitu :
▀ Integer ( bilangan bulat )
▀ Floating Point
String
    Sintaks variabel string dapat ditulis dengan 3 cara yaitu :
       ● Meggunakan tanda kutip tunggal ( ‘ )
       ● Menggunakan tanda kutip ganda ( “ )
       ● Menggunakan tanda heredoc.






Selasa, 26 November 2013

Pengenalan Web Design



Perancangan web ( Web Design )

         Web design- atau perancangan web- bukan sekedar pengaturan tampilan grafik dan warna- warni halaman web, tapi lebih dari itu, meliputi manajemen isi, struktur,navigasi dan tata –letak (layout). Situs Web- seperti halnya media cetak- mempunyai satu tujuan utama, yaitu menyajikan informasi. Keindahan tampilan tidak kalah penting, karena umumnya pengunjung menilai sebuah situs dari “pandangan pertama”. Namun situs anda tidak mempunyai muatan isi (content) yang diatur dengan baik, maka “pandangan pertama” tidak akan berlanjut ke “ kunjungan kedua” dan seterusnya. Disinilah
Biasanya Letak kesalahan “web designer”. Terlalu asyik dengan tampilan sehinggga melupakan isi dan struktur.Umumnya perancangan web meliputi empat tahap, yaitu perancangan isi, perancangan situs, perancangan halaman, dan perancangan tata- letak.

  •      Perancangan Isi ( Content Design )
      Sebelum mulai bekerja dengan komputer, seorang web designer harus sudah mempunyai gambaran yang jelas tentang situs yang akan dibuat. Dua pertanyaan- diantara sekian banyak pertimbangan yang penting untuk diajukan dalam tahap ini adalah :
- Informasi apa yang ingin anda sajikan?. Apakah profil organisasi, penawaran produk, riwayat hidup, resensi buku, atau sekedar kumpulan resep kesayangan?
 - Untuk siapa (target audience) informasi tersebut ditujukan?
 - Apakah anak- anak, orang dewasa, eksekutif, ibu rumah tangga, orang indonesia, orang asing, atau sekumpulan kecil teman- teman anda?

         Jawaban kedua pertanyaan tersebut akan menjadi filter/ saringan untuk menentukan informasi mana saja yang layak atau tidak layak dimasukan dalam situs anda. Jangan ragu- ragu membuang informasi yang tidak sesuai dengan kriteria yang sudah diterapkan, karena lebih baik sedikit informasi yang benar- benar bermanfaat dari pada banyak informasi namun tidak berguna. Setelah terkumpul, tentukan struktur yang tepat untuk informasi tersebut. Pekerjaan ini mirip dengan merancang sebuah buku: kitabharus menetapkan bagian-bagian dan bab- babnya, kemudian memilah informasi kedalam bagian atau bab yang sesuai. Bedanya, tidak seperti buku yang harus dibaca halaman demi halaman maupun yang kita inginkan. Hal ini bisa menjadi keuntungan, namun bisa juga menjadi kerugian jikantidak tahu cara memanfaatkannya dengan baik.
  •      Perancangan Situs ( Site design )
        Setelah merancang isi dan strukturnya, pekerjaan selanjutnya adalah merancang situs. Ditahap ini kita masih belum akan bekerja dengan komputer. Yang penting disini adalah menentukan struktur situs. Terdapat beberapa struktur yang umum dipakai, seperti:
  • Struktur linear, dengan penekanan pada arus informasi dari satu halaman ke halaman lain    dalam 
  • Struktur hirarki, dengan penekanan pada pengelompokan topik- topik secara bertingkat.
  • Struktur bebas, dengan penekanan pada kebebasan gerak pengunjung ke segala arah dan level.
  • Struktur gabungan, yang merupakan gabungan dari dua atau lebih struktur diatas.
       Pemilihan Struktur disesuaikan dengan jenis informasi dan sasaran pengunjung yang           diharapkan, misalnya struktur linear cocok untuk menyajikan cerita atau tutorial, sedangkan struktur hirarki lebih tepat untuk menyajikan divisi- divisi dalam sebuah perusahaan.
Struktur situs akan menentukan sistem navigasi yang digunakan dalam perancangan selanjutnya, yaitu perancangan halaman web.
  •      Perancangan Halaman ( Page Design )
      Dalam tahap ini baru dilakukan penulisan halaman demi halaman yang sesungguhnya. Disini web designer harus membayangkan dirinya sebagai pengunjung. Apa yang dipikirkan oleh pengunjung jika sampai disini? Apa yang mereka inginkan? Apa yang akan mereka lakukan? Yang perlu diperhatikan dalam perancangan halaman web adalah:
  •  Konsistensi                                                                                                                        Rancangan yang konsisten menimbulkan rasa aman bagi pengunjung arena mereka selalu dapat menemukan apa yang mereka cari ditempat yang diharapkan. Kreatifitas tidak dilarang, namun variasi harus dilakukan secara konsisten. Untuk itu dapat digunakan beberapa template untuk merancang semua halaman (homepage) atau halaman yang memang ingin ditonjolkan.
  •  Navigasi                                                                                                                                               Pengunjung harus selalu tahu dimana mereka sedang berada sekarang dan harus dapat dengan mudah berpindah kemana saja hanya dengan beberapa kali klik mouse. Penataan tombol atau link navigasi yang baik dan konsisten disetiap halaman dapat memenuhi keduanya.
         Kedua hal diatas sangat penting, karena sistem navigasi yang buruk dan struktur halaman yang tidak konsisten akan membuat pengunjung mudah tersesat dan jengkel sehingga menhjadi malas berkunjung lagi.

  •   .   Perancangan Tata- Letak ( Layout Design )
         Tahap terakhir adalah yang paling menarik bagi kebanyakan web designer, dan biasanya mereka meluangkan waktu paling lama disini. Dalam tahap inilah dilakukan pemilihan jenis huruf (font), warna, gambar latar belakang, grafik, animasi, musik, film, dan berbagai jenis multimedia untuk memperindah situs web. Beberapa panduan yang perlu diperhatiakn untuk meletakkan sesuatu kedalam halaman adalah:
  • Fungsi, apaka suatu elemen grafik, animasi, atau perubahan font dan warna mempunyai nilai fungsional? Lalau tidak, maka elemen atau perubahan tersebut sebaiknya tidak diletakkan atau dilakukan. Godaan terbesar bagi web designer adalah keinginan meletakkan sebuah elemen hanya demi alasan estetika belaka, yang jika  selalu dituruti akan selalu menghasilkan halaman web yang ramai tapi kosong.
  • “ wah” tidak selalu berarti indah. Web designer tidak boleh memaksa pengunjung untuk harus memakai browser tertentu, modem dengan kecepatan 56K, monitor yang bisa menampilkan 16 juta warna, dan sound card 64 bit hanya untuk menyaksikan beberapa menit sajian pembukaan. Tidak semua pengunjung memiliki alat yang sama dan situs web harus dirancang sedapat mungkin agar semua orang bisa mendapat informasi yang sama. Kalau hal diatas tidak bisa dihindari, sebaiknya letakkan juga informasi pengganti bagi pengunjung yang tidak memiliki fasilitas yang disarankan. Seperti yang sudah diungkapkan diatas, tata- letak grafik dan warna memegang peranan penting karena menjadi daya tarik pertama bagi sebuah situs web. Namun bukan itu yang utama, karena setelah 30 detik pertama orang akan mengabaikan tampilan dan mulai mencari isi yang bermanfaat bagi mereka, jika kita tidak siap dengan isinya, maka kita  terpaksa harus siap pula untuk ditinggalkan. Jadi, sekarang pertanyaannya adalah, apakah anda sudah siap dengan rancangan situs web anda?


Kebutuhan Sistem dan Aplikasi
       Untuk membangun sebuah situs (website) anda dapat menggunakan beberapa piranti lunak pengembangan web yang umum digunakan, seperti Fontpage, Adobe Go Live, Macromedia Dreamweaver dsb. Dalam bolg ini akan menggunakan Macromedia Dreamweaver 2004 MX sebagai piranti lunak utama untuk pengembangan web, dan beberapa piranti lunak bantu lainnya seperti Adobe Photoshop (untuk membuat/ meng-edit Image/ foto/ gambar) dan Macromedia Flash untuk membuat efek animasi yang diperlukan. Semua piranti lunak tersebut yang berjalan pada platform windows, dalam hal ini akan menggunakan Microsoft Windows XP.
       Untuk menggunakan piranti lunak tersebut diatas, anda memerlukan sistem komputer yang cukup memadai, sehingga dapat bekerja optimal. Adapun perangkat keras sistem komputer yang diperlukan adalah :
-          Komputer dengan prosesor Pentium III atau yang lebih tinggi
-          256 Mb memory
-          Monitor SVGA dengan Resolusi 1024 x 768 pixels
-          Keyboard
-          Mouse
-          Harddisk dengan kapasitas ruang kosong minimum 275 Megabyte
-          Sistem operasi Windows XP atau Windows. Net Server 2003
    
       Gambar 1.0 
Contoh tampilan Website

Mendefinisikan Lokal site
          Sebelum anda mendefinisikan lokal site buatlah folder baru dimana anda akan mendefinisikan folder tersebut sebagai lokal site, yang selanjutnya folder ini akan digunakan untuk pengembangan website yang akan dibuat kemudian.
Lakukan langkah- langkah sebagai berikut:
1.    Dari root level, buat folder baru dan beri nama sites. Contoh : C:/Sites ( bila sudah ada folder Sites, langsung ke langkah ke-2
2.    Buka Sites ( klik ganda pada folder Sites ) kemudian buat folder baru, berinama sesuai dengan nama anda masing- masing.
3.   Buka folder yang baru saja anda buat ( folder nama anda ) kemudian buat 2 buah folder baru dengan nama docs dan images ( folder docs untuk menampung file dokumen html dari website yang akan dibangun, folder images untuk menampung file- file obyek image/ gambar yang akan dibuat)

                          Gambar 1.1
                          Folder Sites


4.   Klik pada menu start -> Programs -> Macromedia -> macromedia Dreamweaver MX20004 Sebuah menu dokumen pembuka muncul (gbr 1.2)

              
                            Gambar 1.2
        Dokumen Menu Pembuka

5.      Pilih Menu Sites -> Manage Site (gbr 1.3)
6.      Dalam kotak dialog Manage Sites, pilih New -> Sites (gbr 1.4)
                      
                                   Gambar 1.3   
                                   Menu Sites

                                   Gambar 1.4
            Kotak dialog Manage Sites

7. Tampilan menu dialog Site Definition, pada pertanyaan What would you like to name your site?  ketikan Personal Homepage -> kemudian pilih Next
                          
                                 Gambar 1.5
        Menu Dialog Sites Definition  
      
 8.   Pada pertanyaan Do you want to work with a server technology such as CouldFusion, ASP. Net, ASP, JSP or PHP ? klik No -> kemudian pilih Next
 9.   Pada pertanyaan How do you want to work with your files during development? Klik pada pilihan Edit Directly on Server using local network
10.  Isi kotak dialog dengan : C:\ Sites\ nama anda\ (sesuai dengan folder sebelumnya telah anda buat) pada pertanyaan Where are your files on the network? Kemudian klik Next
11.  Muncul tampilan menu Site definition (summary) Gambar 16 Kemudian klik Done.
Setelah kembali muncul menu Manage Sites -> kemudian klik Done ( Anda telah selesai mendefinisikan lokal Sites yang akan digunakan sebagai dasar pembuatan Websites.

                                   Gambar 1.6
       Menu dialog Site Definition (summary)