Pelatihan dalam sistem e-learning

Senin, 02 Desember 2013

WEB DESIGN * Web Programmer *



Konsep Dasar Pemrogramman Web
       Web merupakan fasilitas hypertext yang dibangun untuk menampilkan data berupa text, gambar, suara, animasi dan data multimedia lainnya. Pada dasarnya web dapat dikategorikan menjadi 2 jenis yaitu Web Statis dan Web Dinamis.
ð  Web statis
      Yang dimaksud dengan Web statis adalah halaman web yang menampilkan informasi- informasi yang bersifat statis (tetap), karena pengguna tidak dapat berinteraksi langsung dengan halaman web tersebut. Jika dilihat dari tampilannya halaman web tersebut hanya berhubungan dengan halaman- halaman web lainnya yang menampilkan informasi- informasi tetap. Interaksi pengguna hanya terbatas dapat melihat informasi- informasi yang ditampilkan, tetapi tidak dapat mengolah informasi yang dihasilkan. Web statis ini biasanya merupakan dokumen HTML yang ditulis menggunakan editor text dan disimpan dalam bentuk file. Html atau .htm.

ð  Web dinamis
      Web dinamis adalah web yang dapat menampilkan informasi dan penggunanya dapat berinteraksi langsung untuk mendapatkan informasi sesuai dengan kebutuhan yang tersedia. Dengan demikian pengguna dapat memilah dan memilih informasi sesuai dengan kebutuhannya saja. Pada umumnya web dinamis seperti menyediakan informasi yang ditampilkan dalam bentuk form yang dapat diisi oleh pengguna, sehingga berdasarkan isi dari form tersebut, akan ditampilkan informasi yang sesuai dengan kebutuhannya.

       Pada dasarnya konsep pemrogramman web terdiri dari 2 kategori, yaitu pemrogramman Server Side dan Client Side. Pada pemrogramman Server Side, perintah- perintah program (Script) dijalankan di server web, setelah diproses hasilnya akan dikirimkan ke browser dalam bentuk HTML biasa. Sedangkan pada Client Side, perintah program dijalankan pada browser web sehingga ketika klien meminta dokumen script maka script dapat didownload dari server kemudian dijalankan pada browser yang bersangkutan.
ð  Script Server Side
        Program web yang tergolong Server Side antara lain adalah : CGI/ Perl, ASP (Active Server Pages), JSP (Java Server Pages), PHP, CFM (Cold Fussion), hasil parsing dari script pemrogramman Server Side (misal ASP dan PHP) yang berupa HTML dari server web dapat dilihat dengan memilih menu View> Source Code, Pada source code yang ditampilkan bukan merupakan script program yang dituliskan, melainkan hasil dari proses yang telah dilakukan oleh web server, karena script hanya diproses di server web dan hasilnya dikembalikan dalam bentuk tag- tag HTML yang kemudian ditampilkan pada browser. Sebagai contoh script PHP berikut :
         


                   Gbr. 1.1 Contoh Script PHP
         


                   Gbr. 1.2 Contoh hasil dari script PHP (Gbr.1) Setelah dijalankan

ð  Script Client Side
        Program web yang tergolong dalam Client Side seperti JavaScript, VBScript, HTML dan lain-lain. Hasil parsing script pemrogramman Client Side (seperti : JavaScript, VBScript) yang berupa HTML dari server web dapat dilihat dengan memilih menu View> Source Code (gbr.1.4) pada tampilan Internet Browser.
           


                  Gbr. 1.3 Contoh tampilan hasil dari script JavaScript

           
                   

                 Gbr. 1.4 Contoh tampilan Source dari dokumen JavaScript

 Mengenal PHP Script
        PHP adalah bahasa pemrogramman Open Source yang digunakan secara luas, terutama untuk pengembangan web. Keuntungan menggunakan PHP adalah PHP script dapat dipelajari dengan mudah bagi pemula kaerena script-nya yang sederhana, namun demikian banyak fitur tambahan yang dapat digunakan bagi para programmer profesional, ditambah dengan dukungan database MySQL Anda dapat membangun web yang dinamis.
Untuk membuat program menggunakan script PHP, diperlukan perangkat sebagai berikut :
▀ Editor text atau web development tool seperti Notepad, PHPed,Ultra Edit, Dreamweaver,       atau yang lainnya.
▀ Untuk menampilkan atau melihat dan melakukan pengujian script PHP diperlukan web Browser (seperti : Internet Explorer ver 5.0 atau lebih, Nescape Navigator, mozilla atau yang lainnya).
▀ Server Web yang mendukung PHP (seperti : Apache, IIS).
Beberapa kelebihan yang dimiliki oleh PHP antara lain adalah :
»  Script PHP sederhana, mudah dibuat, dan mempunyai kecepatan akses tinggi.
» Dapat berjalan dalam server web yang berbeda dan dalam sistem operasi yang                                    berbeda. PHP dapat berjalan pada sistem operasi Linux/ Unix, Windows dan macintosh.
»  Bersifat Open Source sehingga dapat digunakan secara gratis.
»  Dapat berjalan pada server web Microsoft Personal web, Apache, IIS, Xitami dsb.
»  Termasuk bahasa yang embedded (bisa ditempel atau diletakkan dalam tag HTML)

 PHP dan HTML
       HTML (Hypertext Markup Language) adalah bahasa yang menggunakan perintah- perintah sederhana dalam standar dokumen text ASCII. Dalam penulisannya HTML menggunakan penanda berupa tag ( < . . . > ) yang mengindikasikan bagaimana browser web menampilkan text atau grafik. Kode HTML ini terletak diantara kontainer tag diawali dengan < nama tag > dan diakhiri dengan < /namatag >. HTML mempunyai tiga buah tag utama, yaitu HTML, HEAD dan BODY. Dimana tag HTML berfungsi untuk menyatakan suatu dokumen HTML, tag HEAD berfungsi memberikan informasi tentang dokumen dan tag BODY menentukan bagaimana isi buah dokumen akan ditampilkan oleh browser.

            


                  Gbr 2.1 Contoh script HTML
            


                 Gbr 2.2 Tampilan script HTML pada Browser

       Pada tag BODY Anda dapat menulis script untuk mengatur tampilan HTML seperti, warna latarbelakang, ukuran dan jenis huruf, warna huruf, link ke dokumen lain menambahkan gambar dan lain sebagainya. Jika dengan Script HTML saja kita dapat membuat halaman web yang bagus lalu mengapa perlu menambahkan PHP ?. PHP membuat halaman web HTML menjadi dinamis. Dengan kata lain HTML yang digabung dengan script PHP akan menghasilkan tampilan web yang dinamis, indah dan interaktif.

Parsing pada PHP
       Parsing adalah proses penerjemahan kode PHP. PHP hanya memparsing perintah yang berada diantara tag awal dan tag akhir PHP. Proses Parsing pada PHP dilkukan oleh server (Apache atau IIS) hasil parsing akan berupa HTML murni, HTML akan dikirim ke browser untuk ditampilkan pada layar monitor komputer. Script PHP sendiri ditulis dengan diawali dengan tag awal berupa tanda < dan diakhiri dengan tag akhir berupa tanda >. Sebagai pertanda untuk memberitahukan parser PHP bahwa script ditulis menggunakan bahasa PHP dapat dilakukan dengan cara sbb :
<? . . . ?>
Contoh :
<?
    Echo “ Ini adalah kode yang ditulis untuk PHP ” ;
?>
  <? Php . . . ?>
Contoh :
<? Php
    Echo “ Ini adalah kode yang ditulis untuk PHP “ ;
?>
  <script language=” php”> . . . </script>
Contoh :
<script language=”php”>
    Echo “ Ini adalah kode yang ditulis untuk PHP “ ;
</script>
<% . . . %>
Contoh :
< ◦/◦
    Echo “ Ini adalah kode yang ditulis untuk PHP “ ;
◦/◦ >
Bentuk yang terakhir ini merupakan tag model ASP dan dapat diaktifkan melalui asp+tags pada file php. Ini jika ingin menggunakannya.
Gbr. Coth parsing........

Menuliskan Komentar pada Script PHP
       Komentar adalah bagian dari kode yang tidak dieksekusi/ dijalankan. Komentar dibuat untuk memperjelas atau memberi keterangan pada kode program.
Ada tiga cara untuk menuliskan komentar pada kode program, yaitu :
//komentar
    Semua perintah yang ada disebelah kanan tanda // tidak akan dieksekusi
Contoh :
// Menampilkan kata Hello Semua
Echo “Hello Semua” ;
/* komentar */
    Semua perintah yang ada didalam tanda/*. . .*/ tidak akan dieksekusi
Contoh :
/* Menampilkan kata Hello Semua */
Echo “Hello Semua” ;
# komentar
    Semua perintah yang ada disebelah kanan tanda # tidak akan dieksekusi
Contoh :
# Menampilkan kata Hello Semua
Echo “Hello Semua” ;
<!—komentar -->
    Semua perintah yang ada disebelah kanan tanda <!-- . . . --> tidak akan dieksekusi pada pemrogramman tags bahasa HTML
Contoh
<! – Menampilkan kata Hello Semua -->
Echo “Hello semua” ;

Mengenal Variabel
       PHP mengenal adanya variabel sama seperti bahasa pemrogramman lainnya. Variabel diperlukan untuk mendeklarasikan dan menginisialisasi suatu nilai. Variabel di PHP diawali dengan tanda $, untuk dapat menggunakan variabel ada dua langkah yang harus dilakukan : deklarasi dan inisialisasi.
▀ Deklarasi Variabel
    Deklarasi variabel bisa disebut juga memperkenalkan atau mendaftarkan variabel ke dalam program. Dalam PHP, deklarasi seringkali digabung dengan inisialisasi.
Contoh : $namaBarang
               $jumlah
               $harga
Inisialisasi Variabel
    Inisialisasi variabel adalah mengisi nilai untuk pertama kalinya kedalam variabel.
Contoh : $namaBarang = “Flash Disk” ;
               $jumlah = 10 ;
               $harga = 185000 ;
Variabel PHP mempunyai beberapa tipe nilai yaitu :
▀ Integer ( bilangan bulat )
▀ Floating Point
String
    Sintaks variabel string dapat ditulis dengan 3 cara yaitu :
       ● Meggunakan tanda kutip tunggal ( ‘ )
       ● Menggunakan tanda kutip ganda ( “ )
       ● Menggunakan tanda heredoc.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar