Konsep
Dasar Pemrogramman Web
Web merupakan fasilitas
hypertext yang dibangun untuk menampilkan data berupa text, gambar, suara,
animasi dan data multimedia lainnya. Pada dasarnya web dapat dikategorikan
menjadi 2 jenis yaitu Web Statis dan Web Dinamis.
ð Web statis
Yang dimaksud dengan Web statis adalah
halaman web yang menampilkan informasi- informasi yang bersifat statis (tetap),
karena pengguna tidak dapat berinteraksi langsung dengan halaman web tersebut.
Jika dilihat dari tampilannya halaman web tersebut hanya berhubungan dengan
halaman- halaman web lainnya yang menampilkan informasi- informasi tetap.
Interaksi pengguna hanya terbatas dapat melihat informasi- informasi yang
ditampilkan, tetapi tidak dapat mengolah informasi yang dihasilkan. Web statis
ini biasanya merupakan dokumen HTML yang ditulis menggunakan editor text dan
disimpan dalam bentuk file. Html atau .htm.
ð Web dinamis
Web dinamis adalah web yang dapat
menampilkan informasi dan penggunanya dapat berinteraksi langsung untuk
mendapatkan informasi sesuai dengan kebutuhan yang tersedia. Dengan demikian
pengguna dapat memilah dan memilih informasi sesuai dengan kebutuhannya saja.
Pada umumnya web dinamis seperti menyediakan informasi yang ditampilkan dalam
bentuk form yang dapat diisi oleh pengguna, sehingga berdasarkan isi dari form
tersebut, akan ditampilkan informasi yang sesuai dengan kebutuhannya.
Pada dasarnya konsep pemrogramman web
terdiri dari 2 kategori, yaitu pemrogramman Server Side dan Client Side.
Pada pemrogramman Server Side, perintah- perintah program (Script) dijalankan
di server web, setelah diproses hasilnya akan dikirimkan ke browser dalam
bentuk HTML biasa. Sedangkan pada Client Side, perintah program dijalankan pada
browser web sehingga ketika klien meminta dokumen script maka script dapat
didownload dari server kemudian dijalankan pada browser yang bersangkutan.
ð Script Server Side
Program
web yang tergolong Server Side antara lain adalah : CGI/ Perl, ASP (Active
Server Pages), JSP (Java Server Pages), PHP, CFM (Cold Fussion), hasil parsing
dari script pemrogramman Server Side (misal ASP dan PHP) yang berupa HTML dari
server web dapat dilihat dengan memilih menu View> Source Code, Pada source
code yang ditampilkan bukan merupakan script program yang dituliskan, melainkan
hasil dari proses yang telah dilakukan oleh web server, karena script hanya
diproses di server web dan hasilnya dikembalikan dalam bentuk tag- tag HTML
yang kemudian ditampilkan pada browser. Sebagai contoh script PHP berikut :
Gbr.
1.1 Contoh Script PHP
Gbr.
1.2 Contoh hasil dari script PHP (Gbr.1) Setelah dijalankan
ð Script Client Side
Program web yang
tergolong dalam Client Side seperti JavaScript, VBScript, HTML dan lain-lain.
Hasil parsing script pemrogramman Client Side (seperti : JavaScript, VBScript)
yang berupa HTML dari server web dapat dilihat dengan memilih menu View> Source Code (gbr.1.4) pada
tampilan Internet Browser.
Gbr.
1.3 Contoh tampilan hasil dari script JavaScript
Gbr.
1.4 Contoh tampilan Source dari dokumen JavaScript
Mengenal PHP Script
PHP adalah bahasa pemrogramman Open Source
yang digunakan secara luas, terutama untuk pengembangan web. Keuntungan
menggunakan PHP adalah PHP script dapat dipelajari dengan mudah bagi pemula
kaerena script-nya yang sederhana, namun demikian banyak fitur tambahan yang
dapat digunakan bagi para programmer profesional, ditambah dengan dukungan
database MySQL Anda dapat membangun web yang dinamis.
Untuk membuat program
menggunakan script PHP, diperlukan perangkat sebagai berikut :
▀ Editor text atau web
development tool seperti Notepad, PHPed,Ultra Edit, Dreamweaver, atau yang lainnya.
▀ Untuk menampilkan
atau melihat dan melakukan pengujian script PHP diperlukan web Browser (seperti
: Internet Explorer ver 5.0 atau lebih, Nescape Navigator, mozilla atau yang
lainnya).
▀ Server Web yang
mendukung PHP (seperti : Apache, IIS).
Beberapa kelebihan yang
dimiliki oleh PHP antara lain adalah :
»
Script PHP sederhana, mudah dibuat, dan
mempunyai kecepatan akses tinggi.
»
Dapat berjalan dalam server web yang berbeda dan dalam sistem operasi yang berbeda. PHP dapat berjalan pada sistem operasi Linux/ Unix, Windows dan
macintosh.
» Bersifat Open Source sehingga dapat digunakan
secara gratis.
» Dapat berjalan pada server web Microsoft
Personal web, Apache, IIS, Xitami dsb.
» Termasuk bahasa yang embedded (bisa ditempel
atau diletakkan dalam tag HTML)
PHP
dan HTML
HTML (Hypertext Markup Language) adalah
bahasa yang menggunakan perintah- perintah sederhana dalam standar dokumen text
ASCII. Dalam penulisannya HTML menggunakan penanda berupa tag ( < . . . >
) yang mengindikasikan bagaimana browser web menampilkan text atau grafik. Kode
HTML ini terletak diantara kontainer tag diawali dengan < nama tag > dan
diakhiri dengan < /namatag >. HTML mempunyai tiga buah tag utama, yaitu
HTML, HEAD dan BODY. Dimana tag HTML berfungsi untuk menyatakan suatu dokumen
HTML, tag HEAD berfungsi memberikan informasi tentang dokumen dan tag BODY menentukan
bagaimana isi buah dokumen akan ditampilkan oleh browser.
Gbr 2.1 Contoh script HTML
Gbr 2.2 Tampilan script HTML pada Browser
Pada tag BODY Anda dapat menulis script
untuk mengatur tampilan HTML seperti, warna latarbelakang, ukuran dan jenis
huruf, warna huruf, link ke dokumen lain menambahkan gambar dan lain
sebagainya. Jika dengan Script HTML saja kita dapat membuat halaman web yang
bagus lalu mengapa perlu menambahkan PHP ?. PHP membuat halaman web HTML
menjadi dinamis. Dengan kata lain HTML yang digabung dengan script PHP akan
menghasilkan tampilan web yang dinamis, indah dan interaktif.
Parsing
pada PHP
Parsing adalah proses penerjemahan kode
PHP. PHP hanya memparsing perintah yang berada diantara tag awal dan tag akhir
PHP. Proses Parsing pada PHP dilkukan oleh server (Apache atau IIS) hasil
parsing akan berupa HTML murni, HTML akan dikirim ke browser untuk ditampilkan
pada layar monitor komputer. Script PHP sendiri ditulis dengan diawali dengan
tag awal berupa tanda < dan diakhiri dengan tag akhir berupa tanda >.
Sebagai pertanda untuk memberitahukan parser PHP bahwa script ditulis
menggunakan bahasa PHP dapat dilakukan dengan cara sbb :
▀ <? . . . ?>
Contoh :
<?
Echo “ Ini adalah kode yang ditulis untuk
PHP ” ;
?>
▀ <?
Php . . . ?>
Contoh :
<? Php
Echo “ Ini adalah kode yang ditulis untuk
PHP “ ;
?>
▀ <script
language=” php”> . . . </script>
Contoh :
<script
language=”php”>
Echo “ Ini adalah kode yang ditulis untuk
PHP “ ;
</script>
▀ <% . . . %>
Contoh :
< ◦/◦
Echo “ Ini adalah kode yang ditulis untuk
PHP “ ;
◦/◦ >
Bentuk yang terakhir
ini merupakan tag model ASP dan dapat diaktifkan melalui asp+tags pada file
php. Ini jika ingin menggunakannya.
Gbr. Coth
parsing........
Menuliskan
Komentar pada Script PHP
Komentar adalah bagian
dari kode yang tidak dieksekusi/ dijalankan. Komentar dibuat untuk memperjelas
atau memberi keterangan pada kode program.
Ada tiga cara untuk
menuliskan komentar pada kode program, yaitu :
▀ //komentar
Semua perintah yang ada disebelah kanan
tanda // tidak akan dieksekusi
Contoh :
// Menampilkan kata
Hello Semua
Echo “Hello Semua” ;
▀ /* komentar */
Semua perintah yang ada didalam tanda/*. .
.*/ tidak akan dieksekusi
Contoh :
/* Menampilkan kata
Hello Semua */
Echo “Hello Semua” ;
▀ # komentar
Semua perintah yang ada disebelah kanan
tanda # tidak akan dieksekusi
Contoh :
# Menampilkan kata
Hello Semua
Echo “Hello Semua” ;
▀ <!—komentar -->
Semua perintah yang ada disebelah kanan
tanda <!-- . . . --> tidak akan dieksekusi pada pemrogramman tags bahasa
HTML
Contoh
<! – Menampilkan
kata Hello Semua -->
Echo “Hello semua” ;
Mengenal
Variabel
PHP mengenal adanya variabel sama
seperti bahasa pemrogramman lainnya. Variabel diperlukan untuk mendeklarasikan
dan menginisialisasi suatu nilai. Variabel di PHP diawali dengan tanda $, untuk
dapat menggunakan variabel ada dua langkah yang harus dilakukan : deklarasi dan inisialisasi.
▀
Deklarasi Variabel
Deklarasi variabel bisa
disebut juga memperkenalkan atau mendaftarkan variabel ke dalam program. Dalam
PHP, deklarasi seringkali digabung dengan inisialisasi.
Contoh : $namaBarang
$jumlah
$harga
▀ Inisialisasi Variabel
Inisialisasi variabel adalah mengisi nilai
untuk pertama kalinya kedalam variabel.
Contoh : $namaBarang =
“Flash Disk” ;
$jumlah = 10 ;
$harga = 185000 ;
Variabel PHP mempunyai
beberapa tipe nilai yaitu :
▀ Integer ( bilangan
bulat )
▀ Floating Point
▀ String
Sintaks variabel string dapat ditulis
dengan 3 cara yaitu :
● Meggunakan tanda kutip tunggal ( ‘ )
● Menggunakan tanda kutip ganda ( “ )
● Menggunakan tanda heredoc.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar